Thursday, June 02, 2011

2 Juni 2011 - RIP Eyang Hari

Kamis, 2 Juni 2011 - 11.20 WIB

Siang ini terasa kembali menjadi siang yang berbeda dari biasanya, barusan dapat kabar duka dari keluarga gue di Surabaya, kalau Eyang Hari baru saja menghembuskan nafas terakhirnya.

Innalillahi Wa'innaillaihi Ro'jiun. Bingung harus mengungkapkan apa. Karena semuanya terasa campur aduk. Sedih, sudah pasti. Muncul rasa bingung, sedikit panik, tapi juga ada rasa lega karena Eyang Hari tidak harus berlama lagi menderita penyakitnya selama ini. Almarhumah adalah adik dari Almarhumah Eyang Putri. Eyang Hari namanya. Beliau tinggal di Surabaya dan sejak gue kecil, beliau lebih suka memilih untuk menginap di rumah gue jika berkunjung ke Jakarta. Eyang Hari adalah salah satu orang terdekat Eyang Putri. Jika tidur bersama di kamar Eyang, gue masih ingat mereka suka bercerita tentang masa lalu saat kecil dulu, atau bicara tentang berita atau informasi paling baru yang lagi seru dari dunia politik atau olahraga. Eh jangan salah, gini-gini Eyang Hari paling demen sama yang namanya Sepak Bola. Waktu jamannya SMP, Eyang Hari sering nitip gue beliin beliau Tabloid Bola untuk dibaca di sini, walaupun di rumahnya di Surabaya, ia sudah langganan - jadinya ia tetap gak mau ketinggalan berita tentang tim Bola favoritnya. Padahal, sementara gue kalo ditanya soal Bola masih a i u e o, sementara beliau masih bisa nongkrongin pertandingan bola sampe dini hari. Juara!

Ah Eyang Hari... Beliau adalah favorit gue. Eyang Hari selalu punya aura hangat dan ramah. Suaranya sangat lemah lembut, dan selalu memanggil nyokap dengan nama "Mba Laksmi", padahal keponakannya sendiri. Mama juga suka ngejahilin Eyang Hari dan suka seru kalo ngobrol sama Almarhumah. Tapi kini beliau tiada. Tepat 1 bulan yang lalu bebarengan masuk Rumah Sakit dengan Almarhumah Eyang Putri. Soulmate? Bisa jadi. Mereka adalah kakak-adik yang sangat dekat, bahkan masuk Rumah Sakit bisa bareng gitu.

Masih ingat, 15 Mei lalu gue memutuskan untuk membatalkan perjalanan cuti ke Bali dan mengajak Mama menjenguk Eyang Hari di ICU Rumah Sakit Dr. Soetomo, Surabaya. Senang, untuk kedua kalinya sejak tahun 1991 gue menginjakkan kaki kembali ke Surabaya, untuk Eyang Hari. Sedih melihat kondisi Beliau yang dikelilingi kabel dan berada di ruangan yang persis seperti Eyang. Apalagi ketika ia bertanya dengan suara lirih "Ibu (Almarhumah Eyang Putri) nggak rawuh (nggak ikut datang ke Surabaya) ?"

Keputusan yang tidak akan gue sesali untuk ke Surabaya. Alhamdulillah bisa melihat Eyang Hari tercinta, bisa membawa nyokap. Bisa bertemu dengan saudara-saudara tersayang di Surabaya dan walaupun janji untuk kembali ke Surabaya untuk bersilaturahmi dengan Eyang Hari saat Hari Raya Idul Fitri nanti tidak dapat terlaksana, tapi doa ku dan doa keluarga besar kami untuk Almarhumah Eyang tetap selalu ada. Selamat jalan Eyang Hari tercinta. Kami semua sayang padamu.

Sunday, May 29, 2011

Happy Birthday Melanie B !


Happy Birthday one of my inspiration in life: Melanie B!
Wishing you all the greatest things in life, and I'll meet you up someday! :)


Wohoo.. I was playing your song this morning as my birthday gift, and can you find me in this video?


Friday, May 20, 2011

The Saturdays - Notorious



I'm an outlaw
I'm the big boss
I'm a gangster
On the dance floor

Don't hold back
It's nice to see somebody make an effort
You know I like it in the street lights
Like, like, like the spotlight
Do you like me?

I la-la-love this track
So if you wanna come with me you should know
I'm like, I'm like, I'm like this beat, yes
Crazy and infectious
I'm a give my business
Boy my resume says "I'm a bad girl"

Closer baby look in my eyes
Do you recognize me?
I've been a bad girl
I'm a bad girl, I'm notorious

I'm an outlaw
I'm the big boss
I'm a gangster
On the dance floor

I'm an outlaw
I'm the big boss
I'm a gangster
On the dance floor

Boy beware
I got a record and I'm known for my style
And everybody knows my name here
I'm the head of game here
Pleasure and the pain, yeah
Because my resume says "I'm a bad girl"

Closer baby look in my eyes
Do you recognize me?
I've been a bad girl
I'm a bad girl, I'm notorious

I'm an outlaw
I'm the big boss
I'm a gangster
On the dance floor

I'm an outlaw
I'm the big boss
I'm a gangster
On the dance floor

Baby tell me can you get it from my energy
I've been a bad girl
I'm a bad girl, I'm notorious

I'm an outlaw
I'm the big boss
I'm a gangster
On the dance floor

Closer baby look in my eyes
Do you recognize me?
I've been a bad girl
I'm a bad girl, I'm notorious

I'm an outlaw
I'm the big boss
I'm a gangster
On the dance floor

I'm an outlaw
I'm the big boss
I'm a gangster
On the dance floor


Sunday, May 08, 2011

Aku Bangga Menjadi Cucunya


Minggu, 8 Mei 2011 - 20.50 WIB

Baru aja selesai Tahlilan, dengan perwakilan dari pihak Musholla depan rumah yang tadi sore gue datengin bareng Yoga. Mbak Dian lagi siap-siap pulang dengan keluarganya, pas gue bilang "Eh, 24 jam yang lalu..." Agak serba salah sih gue nyeletuk hal ini, karena muka Mbak Dian hanya memberikan senyum kecil, sementara nyokap yang ada di ruang tamu cuma terlihat menarik nafas.

24 jam yang lalu, gue masih bisa ngebayangin dengan jelas saat-saat menemani hidup Eyang Putri di ruang ICCU Rumah Sakit Fatmawati. Di ruangan yang cukup besar yang ditempati Eyang, ternyata masih terasa kurang besar dengan banyaknya orang-orang yang mengunjungi Eyang dan menunjukkan cinta mereka. Dua hari terakhir ini kondisi Eyang memang kembali drop, setelah dipertengahan minggu diakui membaik dengan adanya respon gerakan tangan dan mata yang mulai terbuka dengan perlahan. Entah kenapa, tanpa gue update perkembangan Eyang di kantor, bos gue tiba-tiba ngomong “Bukannya mau nakutin ya Ibnu, tapi kalo sudah kritis dan tiba-tiba membaik (ketok meja 3 kali), biasanya dia mau say the last goodbye atau ada yang mengganjal. Tapi mudah-mudahan tidak terjadi di Eyang kamu.” Waduh, dibilangin seperti itu di hari Jumat membuat gue kembali harus mengeluarkan perasaan ikhlas dengan apapun yang terjadi dari kantong hati, setelah sebelumnya sedikit tersimpan rapi karena mendengar kondisi Eyang yang mengalami perubahan ke arah positif.

Tapi siapa sangka, kalo omongan atasan kantor gue, dan yang banyak dibilang oleh orang sekitar itu menjadi kenyataan.. Eyang beberapa hari terakhir, kondisinya semakin menurun. Hingga setelah semua anggota keluarga dan sahabat berdatangan, seakan Eyang berpamitan.

Sosok Eyang Putri Di Mataku

Bagi gue sosok Eyang Putri adalah pahlawan. Untuk pribadi gue, beliau adalah penyelamat hidup. Sejak Almarhum Eyang Kakung berpulang ke Rahmatullah di tahun 1994 dan ketiadaan sosok Ayah dalam keluarga, Eyang Putri menggunakan uang pensiunnya untuk membiayai hidup gue dan keluarga, untuk membiayai cucu-cucunya. Beliau dulu sering mengatakan, apapun yang terjadi.. Dinar, Dian, Akmal harus tetap bersekolah. Beliau sangat ingin kami mempunyai masa depan dan membanggakan keluarga.

Memang kadang gak bisa dibohongi kalo perbedaan antara gue dan Almarhumah tetap ada. Kami mempunyai hari ulang tahun yang cuma beda 1 hari: Beliau - 31 Juli, sedangkan gue - 1 Agustus. Sama-sama punya zodiak Leo, berarti sama-sama keras kepala dan gak mau ngalah. Yang lucu, biasanya gue paling males kalo udah bahas ulang tahun. Semua keluarga terasa lebih memperhatikan ulang tahun Eyang daripada gue, termasuk nyokap. Biasanya paling sensi karena gue cuma dapet kue sisa semalem, atau makanan yang dibuat untuk acara ulang tahun Eyang (Agak susah emang kalo berebut spotlight hueheuheu). Tapi lama kelamaan. sikap gue ke Eyang juga mulai berubah, gue berusaha care dengan Beliau, yang mungkin beberapa waktu ini kami jarang bertemu dan ngobrol banyak karena kesibukan kerja, apalagi weekend juga gue masih sibuk. Kalo ketemu, akhirnya gue suka menghabiskan waktu dengan bermanja-manja dengannya, menyentuh lengannya yang berkeriput, meletakkan kepala gue di pundaknya sambil melihatnya membaca koran, nemenin ngerajut... aaargh! Terlalu banyak kenangan bersamanya...



Sebagian besar hidup gue ini dihabiskan bersama Almarhumah. Dari kecil, gue udah dititipin sama nyokap di rumah Eyang di Tanah Abang II. Di sanalah, gue bersama kakak gue, Mbak Dian menghabiskan masa kecil kita sebelum awal 90'an balik lagi ke Pasar Minggu. Banyak kenangan menarik di Tanah Abang, mulai dari belajar di TK belakang rumah, main rumah keong, main di Gereja samping rumah, diajak Eyang ke Indomaret pas pertama kali buka, belanja di Metro Supermarket naik bajaj, ke Museum Gajah, Museum Tekstil juga beberapa Museum yang gue lupa namanya, dan tentunya Monas alias Monumen Nasional! Eyang Putri selalu mengajarkan gue dengan budaya dan sejarah.. bahkan orang tua gue aja gak pernah ngajakin ke tempat-tempat seperti itu waktu kecil. Ah Eyang, waktu terasa sangat cepat berlalu...

Jadi teringat lagi satu siang di tahun 1995, setelah sepeninggal Almarhum Eyang Kakung.. waktu pulang sekolah (SD), tiba-tiba di rumah sudah ada truk dan furniture yang merupakan barang-barang pindahan Eyang. Masih teringat juga, rasanya semangat gue mendapatkan Beliau berada di rumah yang sama.



Saat ku kehilanganmu

Kehilangan dirinya terasa begitu cepat. Kalo di putar balik, pertama kali Eyang masuk Rumah Sakit informasinya gue terima dari Mbak Dinar pas diperjalanan pulang di S11. Masih terbayang pula saat pertama menjenguknya, Beliau sangat hangat menyambut gue walaupun malam itu ia harus segera beristirahat. Beliau bahkan juga meminta gue untuk menutup rapat gordain-nya agar ia bisa tidur tanpa gangguan cahaya. Masih lekat juga di ingatan kebiasaan membeli Bubur Sum-Sum di Monami dan Le Gourmet, atau Burger King untuk yang jaga Eyang di Rumah Sakit, atau kesukaan Eyang dengan es krim Baskin Robins. Masih sangat terekam juga kekagetan kami sekeluarga ketika mendapati Eyang sempoyongan di ruang TV, juga ketika menerima kabar kalo Eyang untuk kedua kalinya masuk Rumah Sakit, ketika gue di Gandaria City dengan jempol yang terluka dan baru membeli es krim Baskin Robins yang ia inginkan. Hingga suatu ketika, Eyang dalam kondisi yang semakin melemah dan melemah.. Izinkan gue mencatatnya dalam blog ini sebagai kenangan:

Minggu, 1 Mei 2011.

Dapat kabar kalo Eyang merasa sesak. Gue yang baru pulang sedikit larut dari Senayan nonton Dewi Sandra, mendapati Eyang hanya terduduk diam di kamarnya. Mama meminta gue tidur bersama dirinya sambil menemani Eyang.. Gak disangka itu adalah pengalaman tidur terakhir dalam satu kamar bersama Eyang tercinta. Gue sangat sedih, melihat Eyang yang merasa sesak untuk bernafas, sehingga semalaman tidur dengan posisi duduk dan tangan memegang kursi :(

Senin, 2 Mei 2011.

Subuh, Eyang mengulang-ulang memanggil nama nyokap. Langsung gue memanggil nyokap yang sedang di luar kamar, dan kami berdua langsung menawarkan apa yang Eyang inginkan? Ke toiletkah? Mau teh kah? Eyang kemudian mengatakan kata-kata yang aneh.. "Lasmis"? - Gue tahu sesuatu dalam diri Eyang semakin gak beres, agak bete juga ketika nelfon Pakde Bowo, cuma dapet jawaban: "Mau diapain lagi, kita hanya bisa berdoa.", terus nelfon Oom No diminta terus ajak ngobrol supaya Eyang tidak hilang kesadarannya. Pagi itu, gue masih sempat menyuapi Eyang teh hangat lewat sendok, hingga kemudian karena harus berangkat kerja.. gue berikan pelukan yang rutin gue lakukan kalo berangkat kerja dan ciuman di pipinya, namun kali ini Beliau tidak merespon, hanya diam terpaku.

Pagi itu juga, nyokap dan Mbak Dinar menghubungi Rumah Sakit, dan begitu sampai di kantor dapet kabar dari nyokap kalo Eyang sudah tidak sadarkan diri di ICCU. Keluarga juga mulai banyak yang bertanya mengenai kabar terbaru Eyang, bahkan Mbak Dewi bersama suaminya langsung menuju Rumah Sakit. Wah, semakin berkecamuk, apalagi pagi itu juga mendapat kabar mengenai Eyang Hari (adik Eyang Putri di Surabaya) yang masuk Rumah Sakit akibat sesak.

Pulang kantor langsung cabut ke Fatmawati, dan mendapati Eyang dalam keadaan koma. Gue gak bisa menahan sedih, apalagi ketika dihadapkan dengan pilihan: Diikhlaskan saja sesuai jalan Allah, atau dibuat ventilator (lubang pernafasan di leher) dengan catatan tidak menjamin, bahkan hanya bisa sedikit memperpanjang umur Eyang.. dan kami sekeluarga akhirnya memutuskan untuk mengikhlaskan.

Malam itu adalah malam yang berat bagi kami semua. Tapi, dengan banyaknya keluarga dan sahabat (termasuk Yoga) yang datang hingga larut malam, membuat gue yakin, betapa Eyang sangat berarti dalam hidup kami semua.

Selasa, 3 Mei 2011.

Memutuskan untuk bermalam di Rumah Sakit bersama keluarga, untuk menunggu jika terjadi sesuatu kepada Eyang. Beruntung punya atasan seperti Mba Karin yang sangat perhatian dan suportif mengizinkan gue mengambil cuti dadakan. Alhamdulillah.

Selasa pagi sempat sangat drop ketika memberitahukan kondisi Eyang kepada sahabat-sahabat Eyang di Senam Jantung dan Geriyatri… Nangis berat ketika masuk ke dalam ruangan kelas, dimana banyak kakek-nenek yang berseragam seperti Eyang sedang menerima penyuluhan mengenai kesehatan. Terima kasih Eyang Lubis.. yang telah berlari menyusul gue di parkiran Fatmawati hanya untuk menjenguk Eyang. Semakin siang, semakin banyak sahabat-sahabat Eyang yang berdatangan. Membuat gue semakin yakin, betapa dicintainya Eyang di mata banyak orang. Makin sering nangis, apalagi Mbak Dian bikin kartu ucapan supaya Eyang cepat sembuh dengan foto-foto kenangan Eyang bersama kami.

Tapi karena gak bawa baju ganti lagi untuk ke kantor, jadi pada Selasa malam memutuskan untuk tidur di rumah, dimana sempat nganterin Retno dan Asri juga sebelumnya mampir ke BK Chitos bareng Yoga.

Rabu, 4 Mei 2011.

Gak tenang di kantor, pikiran masih tentang Eyang. Sudah siap dengan perlengkapan menginap.

Kamis, 5 Mei 2011.

Numpang mandi di rumah Winda, pagi-pagi naik taksi. Tapi gak banyak yang tahu kalo sebenarnya gue kembali lagi ke Rumah Sakit sebelum ke kantor hanya untuk melihat Eyang dan membacakannya Surat Yasin.

Malamnya, sempat pulang ngambil baju, dan terpaksa gak bergabung di rapat Rotary.. Tapi terima kasih banyak untuk doa bersamanya ya teman-teman.

Jumat, 6 Mei 2011.

Agak telat bangun pagi untuk numpang mandi di Cipete, jadi mandinya di Rumah Sakit. Siang itu mendapat kabar kalo Eyang mulai banyak memberikan respon, menggerakan tangan dan kaki, bahkan membuka mata.

Malamnya, dari kantor bawa tentengan banyak makanan titipan keluarga, tiba-tiba Eyang kembali kritis, dimana Mama sempat tidak berada di samping Eyang karena Mama menjenguk saudara sepupu yang juga baru operasi. Mama sangat menyesal, dan berjanji gak akan meninggalkan Eyang sendirian. Sementara gue pulang karena besok harus siaran.

Sabtu, 7 Mei 2011.

Sempat stress karena gak siaran, setelah pintu rumah di kunci dan si penunggu rumah malah tidur nyenyak.. Thanks to Yoga, untuk diizinkan menginap.

Menghabiskan waktu seharian di Rumah Sakit, dan setelah Isya kondisi Eyang kembali melemah. Kami gak berhenti membimbing Eyang lewat doa..

Kejadiannya begitu cepat, 20.50 WIB.. Eyang kembali ke Sang Pencipta. Di depan kami: Mama, gue, Pakde Bowo dan Bude Wanti, Eyang menghembuskan 3 tarikan nafas terakhirnya dengan sangat mulus.. sangat manis, sangat dimudahkan. Alhamdulillah. Bahkan, mulutnya yang kering setelah 6 hari terbaring koma, tiba-tiba keluar cairan yang mengembalikan kondisi bibirnya segar merah, hingga kemudian perlahan membiru.

Pengalaman yang baru bagi gue melihat prose’s kematian Eyang, namun gue sangat bersyukur karena diberi kepercayaan untuk berada di samping Eyang hingga akhir hidupnya.

Terima kasih untuk Farid & Yoga yang sudah datang hingga Minggu dini hari untuk melayat.


Minggu, 8 Mei 2011.

Moment yang tidak akan pernah gue lupakan. Tidur di samping jenazah Eyang dan melakukan prosesi pemakaman. Gue ingin menjadi salah satu yang mengantarkan Eyang ke tempat peristirahatan terakhirnya.. Alhamdulillah, lagi-lagi begitu banyak orang yang datang ke rumah kami ataupun ke Tanah Kusir, tempat Eyang dimakamkan, satu liang dengan Almarhum Eyang Kakung.. Sesuai permintaannya. Terharu dengan para keluarga yang datang, bahkan ada yang dari luar kota, juga sahabat-sahabat Eyang yang ingin sekali mengantar Eyang ke tempat peristirahatan terakhirnya, namun terhalang oleh ketiadaan alat transportasi. Maaf sekali, mungkin kami seharusnya menyewa bis untuk membantu sahabat-sahabat Eyang ini.. dan lagi-lagi sangat bahagia ketika mendapat banyak ucapan yang menyatakan mereka sangat kehilangan Eyang Putri dan berkata "Eyangmu adalah orang yang sangat baik nak." Alhamdulillah, itu adalah penghargaan tertinggi bagi kami.



Selamat jalan Eyang Putriku tersayang.

Hingga saat ini, ku selalu berharap kau tahu betapa aku sayang padamu dan ingin selalu membahagiakanmu. Doain Akmal ya Yang, bisa menjadi cucu-mu yang sukses dan bisa membawa Mama ke kehidupan yang lebih baik. Amien.


Tertanda.


Cucumu, Akmal.

Yang selalu bangga dan sayang padamu.

*Catatan: 3 video di atas berisi 3 lagu yang mengingatkan moment bersama Eyang.

1. Westlife - I Have A Dream
Lagu karaoke waktu liburan keluarga di Puncak, Eyang suka banget sama lagu ini karena memang lagu dari jamannya muda.
2. Rossa - Ayat-Ayat Cinta
Diambil dari soundtrack film favorit Eyang yang kita tonton bareng sama nyokap.
3. Gene Kelly - Singing In The Rain
Terakhir kali ngajak Eyang nge'youtube lagu ini setelah dikasih tau Yoga lewat Glee dan ternyata Beliau punya kenangan dengan lagu ini.

Sunday, February 20, 2011

Welcome Baby Najmi


Minggu
, 20 Februari 2011 ini ada yang berbeda...


Kira-kira jam 3 pagi tadi, tiba-tiba pintu kamar gue digedor-gedor sama nyokap. Setengah emosi sih karena gue kan seharusnya masih harus berangkat siaran agak jam 5'an. Ternyata nyokap ngasih tau, kalo Mba Dinar (kakak pertama gue) sudah mau melahirkan anak keduanya. Jiaaaah... langsung panik, grasak grusuk sementara Mba Dinar cuma duduk manis sambil ngatur nafas. Agak susah nyari taksi lewat memang subuh-subuh begitu, tapi Alhamdulillah gak lama dapet dan langsung membawa Mba Dinar ke Rumah Sakit JMC - Buncit.


Heran juga pas nyokap tiba-tiba nelfon jam 5 kurang, mengabarkan kalo Mba Dinar baru saja melahirkan secara normal. Alhamdulillah.. Another baby BOY! Yay! Mengherankan, kayaknya tadi pas berangkat belum pembukaan yang lebar-lebar banget.. Tapi yah, kabar bahagia ini harus disyukuri dan begitu gue mau mengabarkan ke Eyang, Beliau baru saja selesai sholat Subuh dan tersenyum bahagia ketika gue bilang Mba Dinar baru saja melahirkan. Beliau juga bersemangat menelfon anggota keluarga yang lain.


Pulang siaran, nyempetin ke JMC bareng nyokap dan Eyang.. ternyata sang bayi tadi saat melahirkan sempat menelan air ketuban yang berwarna hijau sehingga harus di dalam inkubator untuk beberapa hari. Ho oke, memang cukup memprihatinkan dan kami semua berdoa yang terbaik supaya adik dari Hadid ini dalam keadaan sehat dan sesuai harapan.

Selamat datang baby Najmi, yang berarti Bintang. Semoga bisa menjadi kebanggaan keluarga, agama dan orang tua.

Monday, February 14, 2011

Happy Valentine's Day

Happy Valentine's Day people!
Spread the LOVE! Not the war!

Hari kasih sayang menurut gue selalu identik dengan lagu romantis.
Dan lagu romantis yang abadi, yang ever lasting adalah hits dari Spice Girls
yang menggambarkan keromantisan, rasa sayang, cinta kasih, tapi dengan cara yang aman!
Nah loh! Hihi... Lagu ini juga banyak dimasukin ke album kompilasi lagu-lagu cinta.
Sudah siap? Mari kita bernyanyi...

Cause tonight.. Is the night..

When 2 become 1..






Saturday, February 05, 2011

Today I've Lost You

Malam ini sambil nonton Konser Swara Sang Dewi yang ditayangin di METRO TV, gue memilih untuk nyambi sambil berkutat dengan blog ini untuk menceritakan satu pengalaman yang baru gue alami. Satu pengalaman yang mungkin selama ini banyak gue lihat terjadi di orang lain.

Jumat tadi malam, gue baru sadar kalau uang yang seharusnya menjadi upah bulanan gue telah menghilang lebih dari setengahnya di dalam tempat penyimpanan yang seharusnya. Memang salah gue juga yang gak mengecek ketika mendapatkan uang tersebut, tapi mau dibilang apa kalo sudah kejadian? Awalnya gue sedikit shock karena jadi bertanya-tanya, kenapa terjadi di gue, apa salah gue dan lebih memikirkan jerih payah yang udah gue lakukan sebulan terakhir untuk tetap bangun subuh setiap weekend.

Tapi ketika pagi ini memulai siaran, gue menerima kabar duka yang lebih mengagetkan.. Innalillahi wa innaillaihi rojiun.. Telah berpulang ke Rahmatullah, artis yang juga anggota DPR, Adjie Massaid. Jujur gue gak percaya dengan hal ini, mengingat almarhum sangat terlihat sehat, gak merokok, badannya tegap, masih cukup muda, dan rajin berolahraga. Tapi umur gak ada yang tau.. Gue sangat mengerti kesedihan istri almarhum, dan anak-anaknya yang masih kecil dan keluarga besarnya, yang telah ditinggal oleh suami, ayah dan anggota keluarga mereka secara mendadak.

Gue langsung sadar, ya Allah.. harta dan uang yang hilang, sama sekali tidak ada artinya jika harus kehilangan orang yang kita sayang.


Selamat jalan mas Adjie, terimakasih atas segala jasamu di bidang seni dan politik Indonesia.. Semoga arwah almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisiNya, dan semoga mba Angie dan keluarga diberikan kesabaran dan keikhlasan.


Minggu ini dengan sedikit berat hati, gue juga kehilangan satu teman yang harus kembali ke negara asalnya. Gimana gak berat kalo teman gue ini harus kembali keeeee.... INGGRIS! Dalam hati ini sudah menjerit... "Bawa akuuu!" Hehehehe... Well untuk Mr. C, satu teman asal Inggris yang memutuskan untuk melihat indahnya dunia dan berkeliling hingga menjadi guru Bahasa Inggris di Jakarta selama 3 tahun.. Thank you sooo much! Insya Allah kita ketemu lagi di UK! AMIEN!

Intinya minggu ini, gue harus banyak berikhlas, mungkin ini teguran gue yang masih kurang beramal. Terimakasih juga untuk temen gue yang secara tak terduga punya kemampuan menerawang dan sudah membantu mencari tau siapakah pelaku yang mengambil uang gue, tapi sudahlah.. Semoga jika memang ia membutuhkan uang tersebut, bisa terbantu kebutuhannya. Kalo gak.. Well, what goes around, comes around.

Thursday, February 03, 2011

Happy Lunar New Year


Gong xi! Gong xi!

Hahaaay... Senangnya hari ini bisa libur dan merasakan kemeriahan Tahun Baru Imlek... Heeheee...
Happy Lunar New Year for you, who celebrate Chinese New Year. Wishing you a very happy and prosperous new year ahead.

Penasaran gak sih dengan peruntungan tahun ini? hihi, gue sih gak fanatik banget sama ramalan, tapi menurut gue selalu seru kalo ngebahas tentang karakter tahun berdasarkan shio. Nah makanya nih, malem-malem gue browsing beberapa website yang membahas tentang tahun baru yang dilambangkan dengan Kelinci Emas.

Kalo boleh mengutip dari blog Bea's Kitchen:

Tahun kelinci emas akan dimulai tanggal 3 Februari 2011 yang diramalkan sebagai tahun yang penuh ketentraman, revolusi sudah berakhir, perjuangan sudah tamat, para pahlawan sekarang sedang beristirahat. Akan ada hal2 baru di dunia artistik, musik, puisi & seni lukis.

Manfaatkan tahun ini untuk saling bersosialisasi & komunikasi baik dengan kolega, teman, saudara dan orangtua. Jangan segan2 memutar nomor telepon orang2 yang berada disekitar anda untuk bertukar berita.

Cobalah mencari segi artistik dalam diri anda, mungkin tidak semua orang lahir dengan selera seni yang tinggi, tapi galilah, mungkin anda punya talenta seni tanpa anda sadari.

Tahun ini juga merupakan tahun yang baik untuk peradilan, akan banyak tokoh baik politik maupun tokoh lain yang akan diadili tahun ini. Hati2 jika anda berhutang, kemungkinan akan ada jalur hukum yang menanti, jangan lupa bayar kredit sesuai waktunya.

Hihihi... Nah secara gue shio Tikus, menurut situs lain:

2011 akan jadi tahun kelinci emas. Prediksi Tahun kelinci 2011 akan membawa banyak energi positif untuk Anda, setelah sebelumnya di tahun macan (2010), banyak kisruh atau permasalahan yang datang. Hampir semua aspek kehidupan akan berkembang di tahun kelinci. 2011 juga akan menjadi tahun yang menyenangkan dan cukup damai.

Tikus

Lahir pada tahun: 1924, 1936, 1948, 1960, 1972, 1984, 1996, 2008.

Berakhirnya tahun macan membuat mereka yang bershio tikus lega. Setelah ada banyak masalah di 2010, mereka ingin melewati hari-hari dengan damai. 2011 pun jadi tahun yang cocok untuk tikus karena tahun itu akan berjalan lambat dan datar saja. Namun dampaknya, pemilik shio tikus harus sabar dengan lambatnya perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam kehidupan mereka.

April, Oktober dan November jadi bulan yang baik untuk Anda. Mereka yang tengah pacaran, pernikahan atau pertunangan bisa terjadi di tiga bulan tersebut. Juli, Agustus dan Desember dan Januari juga akan jadi bulan yang spesial.

Untuk Anda yang bershio tikus, di 2011 inilah tahun untuk mengembangkan pribadi Anda. Kembangkan hobi, kehalian atau apapun yang Anda miliki sehingga nantinya membawa kebahagiaan. Anda yang suka menulis misalnya, 2011 waktu yang tepat karena kreativitas akan bermunculan.

Dalam urusan kesehatan, setelah beberapa kali sakit pada 2010, Anda akan lebih fit di 2011. Anda akan merasa lebih sehat dan menjaga kesehatan dengan lebih baik.


Yay! Bismillah aja deh dengan semua prediksi ini... Tapi intinya dengan lambang Kelinci yang banyak anak, berarti tahun ini akan banyak rezeki untuk kita semua. Yay! Amieeeeen....

Wednesday, February 02, 2011

The Saturdays - Headlines Tour 2011

Bulan Februari ini, gue jadi ikut semangat untuk mengecek forum atau facebook, untuk melihat perkembangan terbaru dari tur The Saturdays - Headlines Tour 2011. Yup, akhirnya.. girlband asal Inggris yang juga penggemar Spice Girls ini memberanikan diri kembali untuk keliling venue ke venue untuk unjuk kebolehan membuat konser.


Memang gak terasa, The Saturdays sudah punya 3 album aja.. dan sayang banget, hanya album pertama mereka yang dirilis oleh Universal Music Indonesia (Shame on you UMI!), itu pun album pertamanya telat 1 tahun dirilis di sini. Mungkin dari segi bisnis, girlband memang lagi gak jaman hari gini.. so 90's, mungkin orang Universal Music Indonesia-nya juga bilang.. ah rugi, gak ada yang beli! Tapi memang apa salahnya kalo punya girlband? Toh musik keroncong aja masih eksis di jaman millenium. Well... tapi mau dirilis gak dirilis, gue tetep bisa ngikutin perkembangan karier bermusik mereka kok.. Dan gue bangga bisa jadi saksi mata perjuangan Una, Mollie, Rochelle, Vanessa dan Frankie untuk menjadi grup vokal wanita yang sukses di masa kini. Iya lah, gue rasa mereka pantas dapet tempat, karena Spice Girls, Girls Aloud, Atomic Kitten, All Saints, Sugababes juga lagi pada rehat.. saatnya mereka mendapat sorotan.


Headlines Tour 2011 ini berlangsung dengan 17 kali pertunjukan, dan yang membedakan tur ini dengan tur di awal karir mereka, kali ini digelar gak hanya di Inggris, tapi juga sampai Dublin, Irlandia dan wilayah Skotlandia (kalo gak salah)... Bagus.. Bagus.. Semakin gak sabar untuk nunggu penampilan mereka di Asia, termasuk di Jakarta, Indonesia. Tentunya.. Kalo mereka perform di Jakarta, opening actnya Dara Jana aja yah? :D

Setlist:

Higher



One Shot



Up



Lose Control



Denial



Puppet



Work



Died In Your Eyes



Love The Way You Lie Part 2
&
What's My Name



Only Girl In The World



If This Is Love



Issues



Karma



Turn Myself In



Here Standing



Just Can't Get Enough



Encore:

Forever Is Over



Missing You



Ego